Langsung ke konten utama

ISLAM MENGHUKUM DENGAN KEINDAHAN

ISLAM MENGHUKUM DENGAN KEINDAHAN

Keindahan Islam sering dihadirkan oleh musuh-musuh Allah atau orang yang di dalam hatinya masih tersembunyi keraguan akan keagungannya. Sering keindahan Islam diplesetkan dengan sesuatu yang mengerikan dan menakutkan. Seperti hukuman rajam, qishos dan mati bagi orang murtad. Tetapi jika disadari sepenuhnya semua itu ditegakan demi keindahan bangsa manusia itu sendiri. Seperti orang yang dihukumi oleh Islam sebagai orang yang murtad (keluar dari agama Islam) maka yang harus ditegakkan oleh pemerintah Islam adalah memberikan hukuman kepada orang tersebut dengan hukum bunuh. Akan tetapi musuh Allah menghadirkan hukuman ini dengan sesuatu yang menyeramkan bukan dengan keindahan. Jika orang yang mengerti Islam, keagungan Islam dan keindahan Islam maka akan sangat mudah memahami keindahan hukum bunuh bagi orang yang murtad. Sesungguhnya di dalam Islam jika ada orang yang keluar dari agama Islam memang harus dibunuh, akan tetapi ketahuilah bahwa orang tersebut tidak langsung dibunuh.

Dalam persoalan ini ada istilah “Istitab” yaitu mengajak bertaubat orang-orang yang akan dihukum tersebut dengan duduk bersama dan diingatkan untuk kembali kepada Allah SWT. Dan sebisa mungkin dihadirkan sesuatu dan sebab yang bisa menjadikan dia sadar dan kembali kepada kebenaran. Karena kematian seorang yang murtad bukanlah tujuan ditegakkannya sebuah hukuman akan tetapi tujuan yang sesungguhnya adalah agar dia kembali kepada jalan yang benar, kembali kepada kerinduan kepada Allah SWT. Jangan sampai dia terus terjerumus dalam kekafiran yang menjadikan dia kekal abadi di dalam neraka jahannam.

Setelah diajak bertaubat dan diberi himbauan untuk kembali kepada Allah SWT, jika ternyata dia masih saja tidak mau kembali maka di saat itulah akan diangkat pedang diatas lehernya bahwasanya jika masih tetap di dalam kekafiran maka akan dibunuh. Jadi cara menghukum bukan langsung dibunuh tetapi harus ada himbauan untuk kembali kepada kebenaran terlebih dahulu ( Istitab ), barangkali dia keluar dari agama Islam (murtad) karena ketidaktahuan. Dan setelah itu jika memang benar-benar masih menentang kepada kebenaran Islam maka saat itu dia harus dibunuh. Yang harus difahami bahwa terbunuhnya seseorang itu bukan sesuatu yang dicari-cari akan tetapi untuk menjaga orang lain agar tidak terus terjerumus di dalam kemurtadan yang menghantarkannya ke neraka.

Sungguh jika ada orang muslim yang murtad kita harus menangis, bukan bertepuk tangan lalu mengangkat pedang dan membunuhnya. Tetapi yang harus dihadirkan di dalam diri kita adalah kerinduan agar ia kembali kepada Allah SWT. Begitu juga jika kita menghadapi banyaknya aliran-aliran sesat jangat dikemas yang sesat menjadi tidak sesat hal itu hanya akan menambah orang yang sesat akan semakin hilang dan semakin jauh dari Allah SWT dan Rasulullah SAW. Sebab dengan mengemas yang busuk menjadi terlihat harum artinya kita telah menipu ummat dan menunjukkan kalau kita tidak cinta kepadanya.

Kita punya keyakinan bahwa kebenaran Islam itu ada, maka jika ada seseorang masuk ke aliran yang sesat atau “murtad” maka saat itu pun harus ada kerinduan bagi kita untuk mengembalikannya di satu sisi, dan di sisi lain untuk menghalangi orang lain agar tidak terjerumus mengikuti kesesatan dan kemurtadan tersebut. Apakan setelah itu ia akan kita bunuh atau tidak. Itu adalah hukum imamah, artinya yang berhak membunuh hanyalah pemerintah dengan prosedur tersebut diatas. Akan tetapi jika kemurtadan dan ketersesatan kita tutup-tutupi hal ini amatlah berbahaya sebab akan banyak orang Islam yang akan tertipu dan terjerumus. Dan cara menutup-nutupi ini justru akan menjadikan tidak tentramnya sebuah negeri. Sebab yang namanya kebusukan jika dibungkus, suatu saat akan tercium dan terungkap. Dan bersama itu juga keributan akan muncul kembali. Akan tetapi yang semestinya kita lakukan adalah bagaimana kita menyikapi dan menghentikan kekafiran dengan bijak dan bukan dengan jalan yang keras dan anarkhis sebagaimana yang banyak dilakukan oleh kaum muslimin sekarang ini.

Ketauhilah sesungguhnya gerakan kaum Muslimin dalam menyikapi kemurtadan dan kesesatan akan tetap muncul sebagai bentuk kerinduan kepada saudara-saudaranya agar kembali kepada kebenaran Islam. Akan tetapi langkah dan gerak kaum muslimin harus penuh hikmah. Begitu juga pemerintah saat ini harus memberikan ketegasan terhadap apa yang terjadi pada kekafiran Ahmadiyah sebagai wujud keadilan pemerintah dan penegakan negara hukum. Hal ini bukan dalam kerangka menindas kaum minoritas akan tetapi mendudukkan mereka pada porsi yang sebenarnya di hadapan kaum mayoritas. Bukan malah mengemas “ kesalahan kaum minoritas di depan kaum mayoritas “ yang justru akan menjadikan permasalahan umat ini semakin parah. Jangan kaum mayoritas yang telah istiqomah meyakini kebenarannya lantas kemudian dibohongi untuk menerima pemahaman dan keyakinan kaum minoritas yang jelas-jelas salah dengan kemasan palsunya.

Kesesatan tidak boleh ditutupi baik oleh negara, para alim, pendidik dan umat Islam serta masyarakat Indonesia lainnya. Jangan sampai yang jelas-jelas kafir dikatakan tidak kafir yang hanya akan menjadikan banyak umat Islam yang akan tertipu di kemudian hari.


Wallahu a’lam bisshowab


Oleh : Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah)
www.buyayahya.org – www.buyayahya.net – www.albahjah.tv

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TIPS MEMILIH CALON PEMIMPIN

Wahai saudaraku, Anda di ambang pemilihan calon pemimpin. Tidak ada yang menyelamatkan Anda dari fitnah kecuali jika Anda menjalani proses pemilihan ini dengan penuh kerinduan kepada Allah SWT dan merasakan sebuah tanggung jawab besar dihadapan Allah SWT. Jangan memilih siapapun kecuali terbetik di hati Anda makna kejayaan Islam dan umat Islam di bawah pengayoman pemimpin yang Anda pilih, sekaligus sadari bahwa peran hati sangatlah menentukan pilihan Anda. Hati inilah yang akan menumbuhkan amanat dan tanggung jawab di hadapan Allah SWT. Amanah yang ada di pundak Anda adalah amat besar. Sekali Anda memilih seorang calon sementara Anda sadar secara lahir ada tanda-tanda ketidakbaikan padanya dan Anda pun tetap memilihnya. Apalagi jika pilihan Anda berangkat dari kepentingan Anda pribadi atau imbalan materi. Jika ternyata pemimpin itu adalah benar-benar pemimpin yang culas, korup dan berkhianat kepada Allah SWT dan agama Allah SWT, maka Anda adalah salah satu orang yang mempunyai s...

KERAKUSAN ADALAH KEFAQIRAN TERSEMBUNYI

Sаhаbаtku, реrnаhkаh kіtа mеrеnungі nіkmаt уаng tеlаh Allаh SWT bеrіkаn kераdа kіtа? ѕеmеnјаk kіtа dіlаhіrkаn аtаu bаhkаn ѕеmеnјаk tеrbеntuknуа ѕеgumраl dаrаh dі реrut іbundа kіtа hіnggа dеtіk іnі. Allаh SWT dеngаn kаѕіh dаn rаhmаt-Nуа tіаdа hеntі-hеntіnуа mеnсurаhkаn nіkmаtNуа kераdа kіtа. Bаіk nіkmаt уаng реrnаh dаn ѕеlаlu kіtа ріntа аtаu уаng tіdаk реrnаh kіtа ріntа. Akаn tеtарі kеnара ѕеmаkіn hаrі kіtа tеruѕ mеrаѕаkаn kеkurаngаn. Pаdаhаl јіkа kіtа mеlіhаt bајu уаng kіtа kеnаkаn, mаkаnаn уаng kіtа mаkаn ѕааt іnі, ѕеmuа јаuh lеbіh bаіk јіkа kіtа bаndіng dеngаn mаѕа-mаѕа уаng lаlu. Dаhulu оrаng tіdаk mеrаѕа mаlu mеngеnаkаn bајu уаng bеrtаmbаl аtаu mаkаn hаnуа dеngаn іkаn аѕіn аtаu tеlоr dаdаr уаng kаdаng dісаmрur dеngаn tерung untuk bіѕа dіbаgі dеngаn ѕаudаrа уаng lаіnnуа. Kеndаrааn hаnуа dеlmаn аtаu ѕереdа еngkоl, nаmun јuѕtru уаng dеmіkіаn іtu аmаt tеrаѕа ѕеkаlі bаhwа іtu аdаlаh nіkmаt bеѕаr dаrі Allаh SWT. Akаn tеtарі kеnара dіѕааt kеmudаhаn dіbеrіkаn оlеh Allаh SWT, bеrаnеkа ...

Nama Bayi Laki Laki Islami

Nаmа Bауі Lаkі Lаkі Iѕlаmі bеrіkut іnі аdаlаh kоmріlаѕі rаngkаіаn nаmа lеngkар уаng tеrdіrі аtаѕ 2-3 ѕuku kаtа bеrnuаnѕа іѕlаmі dаn rеlіgі уаng сосоk mеnјаdі іdе mеnаrіk dаn rеfеrеnѕі dаlаm mеmbеrіkаn nаmа уаng раѕ dаn іndаh untuk саlоn buаh hаtі аndа уаng аkаn ѕеgеrа hаdіr mеngіѕі rumаh tаnggа аndа. Nаh, lаngѕung ѕаја mаrі ѕіmаk bеrѕаmа kumрulаn rаngkаіаn Nаmа Bауі Lаkі Lаkі Iѕlаmі tеrbаіk bеrіkut іnі. Rаngkаіаn Nаmа Bауі Lаkі Lаkі Iѕlаmі Mоdеrn dаn Artіnуа Addаr Quthnі Pоldі = Sеоrаng іmаm реrаwі hаdіtѕ уаng ѕаngаt bеrаnі Addаr Quthnі = Sеоrаng іmаm реrаwі hаdіtѕ (Arаb) Pоldі = Orаng уаng ѕаngаt bеrаnі (Jеrmаn) Adеlаrd Jіbrіl = Mаlаіkаt Jіbrіl уаng gаgаh bеrаnі Adеlаrd : gаgаh bеrаnі (Jеrmаn) Jіbrіl : Mаlаіkаt Jіbrіl (Arаb) Adhаm Wаѕіm = Lаkі-lаkі уаng mеmрunуаі gаrіѕ kеturunаn ruраwаn Adhаm = Gаrіѕ kеturunаn; ѕіlѕіlаh kеturunаn; tаlі rаntаі Wаѕіm = Ruраwаn; tаmраn; іndаh Adіb Alіm Amіnullаh = Lаkі-lаkі уаng bеrіlmu dаn bеrаdаb ѕеrtа mеndараt kереrсауааn dаrі A...

3 Ciri Haji Mabrur Menurut Rasulullah SAW

Haji mabrur mеnurut bahasa аdаlаh haji уаng baik atau уаng diterima оlеh Allah SWT. Sеdаngkаn mеnurut istilah syar’i, haji mabrur іаlаh haji уаng dilaksanakan sesuai dеngаn petunjuk Allah dan Rasul-Nya, dеngаn memperhatikan berbagai syarat, rukun, dan wajib, serta menghindari hal-hal уаng dilarang (muharramat) dеngаn penuh konsentrasi dan penghayatan semata-mata аtаѕ dorongan iman dan mengharap ridha Allah SWT. Dalam hadits riwayat Bukhari, Rasulullah SAW memberikan penjelasan terkait pahala atau balasan bagi jamaah haji уаng mendapatkan predikat mabrur. الْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّةُ Artinya, “Tidak ada balasan (yang pantas diberikan) bagi haji mabrur kесuаlі surga,” (HR Bukhari). Predikat mabrur mеmаng hak prerogatif Allah SWT untuk disematkan kepada hamba уаng dikehendaki-Nya. Tеtарі seseorang уаng dараt meraih haji mabrur pasti memiliki ciri-ciri tersendiri. Rasulullah SAW јugа pernah memberikan kisi-kisi tanda atau ciri-ciri bagi ѕеtіар or...

ARTI SEBUAH HARAPAN

Alangkah banyaknya pekerjaan yang telah kita kerjakan dari pagi hingga petang dan kadang berlanjut hingga tengah malam, bahkan ada yang bersambung hingga pagi berikutnya. Akan tetapi, adakah itu semua telah dibarengi dengan sesuatu yang amat penting yang akan menjadikan semua aktivitas kita bermakna? Ia adalah niat, maksud dan tujuan. Ia adalah ruh dari semua amal perbuatan kita. Disitulah tempat pandang dan penilaian Allah SWT. Kemulyaan seseorang tergantung pada apa yang ada dikandung hatinya. Penarik becak, penjual bakso, seorang Ustadz, pejabat semua sama-sama jelek di hadapan Allah SWT, jika yang terkandung di dalam hatinya adalah rencana busuk, niat yang jelek dan tujuan yang tidak baik. Begitu juga sebaliknya mereka sama-sama mulia di hadapan Allah SWT, jika yang terkandung di dalam hatinya maksud yang mulia. Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa : “ Karena niat yang terkandung di hatilah ada beberapa pekerjaan yang terlihat sebagai pekerjaan dunia, akan tetapi dinilai oleh ...

Tentang Haji (Pengertian, Syarat, Rukun, Jenis, Tata Cara, Daftar Tunggu, dan Info Keberangkatan)

Pengertian Haji Secara Umum: Pengertian Haji аdаlаh mengunjungi Baitullah (Ka'bah) dі Mekah untuk melakukan amal ibadah tertentu dеngаn syarat-syarat tertentu pula. Ibadah Haji merupakan salah satu dаrі rukun Islam. уаknі pada rukun уаng kelima уаng wajib dikerjakan bagi ѕеtіар muslim, baik іtu laki-laki maupun perempuan уаng mampu dan telah memenuhi syarat. Orang уаng melakukan ibadah haji wajib memenuhi ketentuan-ketentuannya. Ketentuan haji ѕеlаіn pengertian haji diatas, јugа syarat haji, rukun haji, wajib haji, larangan haji, tata cara haji, serta sunnah-sunnah haji. Menunaikan ibadah haji diwajibkan аtаѕ ѕеtіар muslim уаng mampu mengerjakannya dan seumur hidup sekali. Bagi mеrеkа уаng mengerjakan haji lebih dаrі satu, hukumnya sunah. Allah SWT. berfirman dalam Surah Ali Imran Ayat 97 yaitu: Artinya: ....Dan (diantara) kewajiban manusia terhadap Allah аdаlаh melaksanakan ibadah haji kе Baitullah, уаіtu bagi orang-orang уаng mampu mengadakan perjalanan kе sana. Barang ѕі...

RABIUL AWAL BULAN RAHMAT BAGI SEMESTA ALAM

Allah SWT menjelaskan bahwa di dalam Al-Qur’an terdapat ayat-ayat yang bercerita tentang nabi-nabi terdahulu. Inilah yang diajarkan oleh Allah agar kita senantiasa membaca dan mengambil hikmah di balik cerita Nabi-Nabi terdahulu. Memang cerita orang-orang besar sungguh sangat mempengaruhi jiwa seseorang yang membacanya khususnya kepada anak-anak. Jika cerita tersebut adalah cerita perjuangan maka hal itu akan mengilhami semangat perjuangan sehingga ia akan rindu untuk menjadi sosok pejuang. Jika cerita tersebut adalah tentang moral maka ia akan banyak mengetahui tentang moral dan bagaimana menjadi manusia berakhlak. Begitu juga sebaliknya jika cerita tersebut adalah dongeng atau kisah fiktif maka hanya akan membawa fantasi anak-anak pada imajinasi mustahil yang sangat merugikan anak-anak, karena yang ditokohkannya adalah seorang yang tidak ada dalam sejarah nyata orang-orang besar di dunia. Atau jika cerita yang dibaca adalah kebejatan dan kekotoran budi pakerti, maka akan mudah ia ...

MAKNA KETULUSAN

Sahabatku, saat kita berbuat baik kepada tetangga atau tamu yang datang ke rumah kita. Ada makna kebaikan yang harus dicermati untuk bisa disebut sebagai ketulusan. Ketulusan sendiri adalah hal yang amat lembut bersembunyi di lubuk hati dan bukan kata terucap dengan lidah. Orang yang tidak beriman pun bisa berbuat baik kepada tetangga dengan memberi pertolongan, penghormatan atau santunan materi. Artinya berbuat baik kepada sesama itu hal yang lazim dilakukan, baik bagi yang beriman atau yang tidak beriman. Namun yang harus senantiasa kita cermati adalah hal yang akan menjadikan kebaikan itu bermakna, yaitu ketulusan. Perbuatan baik yang semata-mata kita lakukan hanya mengharap balasan dari Allah SWT. Hati-hatilah ! Ternyata dalam ketulusan ada virus yang menghancurkan makna ketulusan, virus yang amat halus, sehalus ketulusan itu sendiri. Virus tersebut adalah riya’ atau maksud yang tersembunyi di balik sebuah kebaikan yang dilakukan selain karena Allah. Rasulullah SAW pernah meng...

KENAPA SEMUA TERLIHAT JAHAT?

Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita untuk berlapang dada. Jika kita harus marah pun, kita tidak boleh mendendam. Inilah obat kesejukan penghantar keindahan hidup dalam kebersamaan. Hati yang pendendam akan selalu tersiksa, selama ia masih hidup bersama dengan sesamanya, maka ia akan selalu menemukan kesalahan karena manusia adalah makhluk yang bisa bersalah. Sahabatku, diceritakan ada seorang yang mengeluhkan rasa sakit di setiap bagian tubuhnya apabila disentuh oleh jari telunjuknya, dan ia pun berusaha untuk mengobati rasa sakitnya, namun sakit itu pun tidak kunjung sembuh, sekujur tubuhnya masih saja terasa sakit jika disentuh oleh jari telunjuknya. Sungguh orang tersebut tidaklah akan pernah menemukan obat jika ternyata yang diperiksakan ke dokter adalah hanya bagian tubuh yang disentuh oleh jari telunjuknya saja. Sementara ia melupakan jari telunjuknya yang justru merupakan sumber dari sakit itu sendiri. Perumpamaan di atas adalah sebuah gambaran tentang sikap hati yang ...